Jumat, 11 Februari 2011

Surat Untuk Mama

Kala yang lain terlelap
Kutahu kau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu bekerja demi masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadi
aku terlindas oleh jaman yang semakin keras

Andai aku bisa, ibu
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, ibu
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu,
sehangat dekapanmu, setulus kasihmu,
dan sebijak nasihatmu

Ya Illahi
Sejahterakanlah bunda
Karena Beliaulah, pelangi dan matahariku
Hari ini kuhaturkan dengan tulus padamu.
The sweetest sounds to mortals given
Are heard in Mother, Home, and Heaven.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar